1. Portal Informasi SIMAK UI
  2. Pendaftaran SIMAK UI
  3. Forum SIMAK UI

SIMAK UI

Thursday, May 17th

Last update02:10:10 AM GMT

You are here:: Program Pendidikan Magister Fakultas Teknik Teknik Sipil

Teknik Sipil (S2)

Departemen Teknik Sipil pada tahun 2001 memperoleh akreditasi internasional untuk Program Sarjana Teknik Sipil yang diberikan oleh The Joint Board of Moderators of the Engineering Council yang berkedudukan di Inggris. Pada tahun 2008, bersama Departemen Teknik Mesin, DepartemenTeknik Sipil memperoleh akreditasi internasional dari AUN (Asean University Network) dan menjadi Program Studi yang pertama di UI dan di Indonesia yang memperoleh akreditasi internasional. Sementara di Indonesia sendiri, Departemen Teknik Sipil memperoleh akreditasi A dari BAN-PT.

Lulusan kekhususan Struktur Teknik Sipil UI diakui kesetaraannnya oleh Universitas Ecole Centrale de Lyon, Prancis dan dapat langsung melanjutkan studi ke jenjang S3 di institusi tersebut. Disamping itu, beberapa mahasiswa terbaik pada kekhususan ini memperoleh beasiswa dan mendapat kesempatan membuat tesis di Ecole Centrale de Lyon dan Ecole Centrale de Nantes selama 5 bulan. Bagi peserta Program Magister, mahasiswa akan mendapatkan dosen tamu profesor dan profesional baik dari dalam maupun luar negeri, antara lain dari Queensland University of Technology (Australia), Ecole Centrale de Lyon, dan  Ecole Centrale de Nantes (Perancis), dan mendapat sertifikat internasional sehingga dapat melanjutkan ke jenjang S3 institusi tersebut.

Program Studi Ilmu Teknik Sipil memiliki delapan bidang kekhususan:
1.    Teknik Lingkungan
Tujuan Umum Program Pendidikan Magister Teknik Sipil dengan kekhususan Teknik Lingkungan adalah menghasilkan lulusan yang mampu menerapkan ilmu teknik lingkungan dalam memecahkan masalah pencemaran lingkungan, memelihara dan meningkatkan kualitas lingkungan, melakukan riset di bidang teknik lingkungan dan atau mengembangan teknologi pengendali pencemaran yang ramah lingkungan dan berkelanjutan, melanjutkan ke jenjang pendidikan doktor.

2.    Struktur
Merepresentasikan aspek fisik bangunan-bangunan Teknik Sipil dimana struktur beton, baja, kayu maupun komposit merupakan jenis struktur yang harus dipahami secara baik oleh seorang sarjana strata satu teknik sipil. Teori struktur atau mekanika struktur menetapkan model matematika untuk menjelaskan perilaku struktur tersebut. Sedangkan perancangan struktur adalah penerapan atau aplikasi dari teori struktur untuk menjamin bangunan-bangunan tersebut dibangun dengan aman bagi pengguna bangunan dalam menahan beban-beban statis maupun dinamis yang mungkin terjadi seperti gempa bumi, kebakaran, banjir, ledakan.

3.    Manajemen Sumberdaya Air
Memfokuskan pada pengelolaan sumberdaya air serta pada upaya melindungi dan meningkatkan derajat kesehatan masyarakat dan kualitas lingkungan. Dasar keahlian diarahkan pada bidang perencanaan dan perancangan sarana dan prasarana keairan dan pengendali lingkungan untuk daerah urban.
4.    Transportasi
Menawarkan pengetahuan dasar untuk mengatasi penyelesaian masalah transportasi kota baik dalam konteks perencanaan maupun perancangan. Pengetahuan tentang sistem transportasi dan teknik transportasi serta aspek ekonomi dan manajemen untuk mememecahkan masalah kebijakan dan sistem perencanaan transportasi perkotaan.

5.    Manajemen Konstruksi (Kelas Khusus Salemba)
Menitikberatkan pada aspek pelaksanaan konstruksi terutama dalam hal metoda pelaksanaan dan manajemen konstruksi yang memperhatikan berbagai aspek lainnya, seperti aspek teknik konstruksi bangunan, ekonomi, aspek legal, etika sebagai profesi.

6.    Geoteknik
Memberikan penjelasan yang komprehensive tentang kegunaan aspek penyelidikan tanah di lapangan dan laboratorium, yang mana hasil uji lapangan dan laboratorium akan digunakan dalam perencanaan konstruksi/struktur bawah bangunan teknik sipil antara lain pada disain pondasi, timbunan dan galian tanah, stabilitas lereng, perbaikan tanah dan utilisasi ruang bawah tanah (terowongan), yang juga telah mempertimbangkan aspek pelaksanaan konstruksi/struktur bawah di lapangan.

7.    Manajemen Proyek (Kelas Reguler Depok dan Kelas Khusus Salemba)
Membekali mahasiswa dengan ilmu dan teknik untuk menerapkan pengetahuan, keahlian dan perangkat pembantu untuk melaksanakan proyek agar dapat memenuhi keinginan dan harapan stakeholder proyek tersebut.

8.    Manajemen Infrastruktur
Untuk membekali mahasiswa dengan pengetahuan dasar dan tingkat lanjut bagi mereka yang akan terlibat baik dalam bidang bisnis insfrastruktur maupun kebijakannya.