Jadwal Penerimaan Mahasiswa Baru 2015/2016

Jadwal Penerimaan Mahasiswa Baru 2015/2016

  • *tentatif – Jika terjadi perbedaan jadwal SNMPTN di laman ini dengan laman SNMPTN, maka yang berlaku adalah jadwal di website SNMPTN (http://snmptn.ac.id) – Jika terjadi perbedaan jadwal SBMPTN di laman ini dengan laman SBMPTN, maka yang berlaku adalah jadwal di website SBMPTN (http://www.sbmptn.or.id) – Jika terjadi perbedaan jadwal SIMAK di laman ini dengan laman Penerimaan, maka yang berlaku adalah jadwal di website Penerimaan UI (http://penerimaan.ui.ac.id)

    27 Jul
    27 Jul
  • 1. Ada program pendidikan apa saja di UI? Universitas Indonesia menyelenggarakan program pendidikan jenjang D3, S1, S2, S3, Profesi dan Spesialis. Informasi program pendidikan di UI dapat dilihat disini. 2. Ada program studi apa saja di UI? Daftar program studi dapat dilihat di www.simak.ui.ac.id pada bagian pendaftaran atau dengan klik menu nama program pendidikan. 3. Ada jalur masuk apa saja di UI? Penjelasan jalur masuk UI untuk lulusan SMA/Sederajat ada disini. Sedangkan jalur masuk program lainnya hanya melalui SIMAK UI. 4. Apakah UI punya jalur masuk mandiri? UI tidak memiliki jalur mandiri. Informasi jalur masuk UI dapat dilihat pada jawaban pertanyaan no.3 5. Apakah SIMAK UI adalah jalur masuk mandiri? SIMAK UI adalah seleksi masuk UI terpadu untuk berbagai jenjang dan program pendidikan yang ada di UI. Mahasiswa yang diterima melalui jalur SIMAK UI membayar biaya pendidikan sesuai dengan program pendidikan berdasar SK Rektor. Biaya pendidikan mahasiswa S1 Reguler yang diterima di SIMAK UI = SBMPTN = SNMPTN. 6. Dimana saya bisa mendapat informasi tentang SIMAK UI? Informasi SIMAK UI dapat dilihat disini. 7. Apa perbedaan SIMAK UI dengan SBMPTN? 8. Kapan jadwal penerimaan mahasiswa baru UI? Jadwal penerimaan mahasiswa UI dapat dilihat disini. 9. Bagaimana cara mendaftar Seleksi Masuk UI? Cara mendaftar sesuai dengan ketentuan jalur masuk. Tatacara pendaftaran SIMAK UI dapat dilihat di http://penerimaan.ui.ac.id. Sedangkan tatacara pendaftaran SBMPTN dapat dilihat di http://sbmptn.or.id. Dan tatacara pendaftaran SNMPTN dapat dilihat di http://snmptn.ac.id 10. Apa saja syarat pendaftaran Seleksi Masuk UI? Persyaratan pendaftaran sesuai dengan jalur masuk yang dapat dilihat di website masing-masing jalur masuk pada masa pendaftaran. Secara umum persyaratan pendaftaran berdasar program pendidikan: S1 Reguler diperuntukkan lulusan SMA/Sederajat dengan usia ijasah maksimal 3 tahun pada masa pendaftaran Vokasi/S1 Paralel diperuntukkan lulusan SMA/Sederajat tanpa batasan usia ijasah S1 Kelas Internasional diperuntukkan lulusan SMA/Sederajat tanpa batasan usia ijasah dan memiliki seritikat TOEFL/IELTS. Jenis TOEFL yang diakui adalah yang disertifikasi ETS (PBT/ITP skor min.500 atau iBT skor min.61 atau CBT skor min.173) atau IELTS dengan skor minimum 5.5. S1 Ekstensi/Paralel lulusan D3 diperuntukkan lulusan D3, D4 atau S1 yang ditunjukkan dengan salinan (copy) ijasah dan transkrip nilai yang telah dilegalisir. Profesi/Spesialis/S2/S3 diperuntukkan lulusan jenjang pendidikan sebelumnya yang ditunjukkan dengan salinan (copy) ijasah dan transkrip nilai yang telah dilegalisir. 11. Berapa biaya pendaftaran Seleksi Masuk UI? Biaya pendaftaran sesuai dengan jalur masuk yang dapat dilihat di website masing-masing jalur masuk pada masa pendaftaran. 12. Berapa biaya pendidikan di UI? Biaya pendidikan yang ada di UI dapat dilihat disini. Komponen biaya pendidikan berbeda-beda untuk tiap program dan jenjang pendidikan. Biaya pendidikan BUKAN BERDASAR JALUR MASUK, biaya pendidikan berdasar program pendidikan menggunakan SK Rektor tentang Biaya Pendidikan. S1 Reguler, komponen biaya pendidikan hanya Biaya Operasional Pendidikan (BOP) yang dibayarkan tiap semester. Vokasi/S1 Paralel/S2/S3/Profesi/Spesialis, komponen biaya pendidikan terdiri dari Biaya Operasional Pendidikan (BOP) yang dibayarkan tiap semester dan Dana Pengembangan (DP) yang dibayarkan hanya pada saat pertama diterima. S1 Kelas Internasional, komponen biaya pendidikan terdiri dari Tuition Fee (TF) yang dibayarkan tiap semester dan Admission Fee (AF) yang dibayarkan hanya pada saat pertama diterima. 13. Apa yang yang dimaksud biaya pendidikan BOP Berkeadilan? BOP Berkeadilan adalah skema biaya pendidikan untuk S1 REGULER dimana biaya pendidikan sesuai kemampuan penanggung biaya. Penjelasan lebih lanjut dapat dilihat disini. 14. Apakah di UI ada beasiswa? Ya, ada banyak beasiswa yang diberikan kepada mahasiswa UI. Beasiswa bukanlah jalur masuk, beasiswa adalah bantuan biaya pendidikan. Umumnya beasiswa hanya untuk mahasiswa S1 REGULER sesuai dengan persyaratan yang ditentukan sponsor pemberi beasiswa. Informasi beasiswa dapat dilihat di http://mahasiswa.ui.ac.id 15. Dimana saya dapat melihat kurikulum dan akreditasi tiap program studi yang ada di UI? Informasi kurikulum dan akreditasi tiap program studi dapat dilihat di http://dialog.ui.ac.id

    21 Apr
    21 Apr
  • Biaya Operasional Pendidikan merupakan komponen biaya penyelenggaraan kegiatan pembelajaran yang dibayarkan setiap semester oleh mahasiswa. Bagi mahasiswa program pendidikan S1 Reguler dari berbagai jalur masuk (SIMAK, SNMPTN dan SBMPTN) memiliki kesempatan untuk memilih Biaya Operasional Pendidikan Berkeadilan atau disingkat dengan BOP B. Skema ini memungkinkan mahasiswa membayar biaya pendidikan sesuai dengan kemampuan bayar orang tua, wali atau penanggung biaya pendidikan mahasiswa. Besaran BOP B yang dibayar per semester minimal Rp 0 dan maksimal Rp 5.000.000 untuk Rumpun Sosial Humaniora yakni FIB, FISIP, FPsi, FH, FE. Sedangkan untuk Rumpun Sains, Teknologi dan Kesehatan yakni FK, FKG, FT, FASILKOM, FKM, FMIPA, FIK, F.Farmasi minimal Rp 0 dengan maksimal Rp 7.500.000. Penetapan besaran BOP B dilakukan setelah peserta memilih kelas pilihan BOP B serta melengkapi persyaratan ketika dinyatakan diterima sebagai mahasiswa S1 Reguler. Formulir dan keterangan detail hanya muncul di akun pengumuman setelah seseorang dinyatakan diterima di S1 Reguler. Unduh penjelasan BOP-Berkeadilan 2015.

    15 Apr
    15 Apr
  • Apakah jenis TOEFL atau IELTS yang dapat digunakan untuk mendaftar SIMAK UI S1 Kelas Internasional? Hal ini seringkali ditanyakan oleh pendaftar Kelas Internasional. Pada saat mendaftar SIMAK Kelas Internasional, peserta harus mengupload sertifikast TOEFL/IELTS. Jenis TOEFL yang diakui adalah yang disertifikasi ETS (PBT/ITP skor min.500 atau iBT skor min.61 atau CBT skor min.173) atau IELTS dengan skor minimum 5.5. Jika ingin menggunakan prediction test maka Prediction TOEFL yang berlaku hanya yang dikeluarkan oleh LBI UI. Prediction TOEFL dari lembaga lain tidak dapat digunakan untuk mendaftar. contoh:            

    10 Apr
    10 Apr
  • Dengan diwajibkannya implementasi Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di Indonesia. Seperti yang tercantum dalam UU No 1 Tahun 1970, UU No 13 Tahun 2003 dan PP No 50 Tahun 2012. Ditambah dengan berkembangnya keilmuan K3 di dunia internasional, maka FKM UI merasakan kebutuhan akan ahli K3 yang memiliki kompetensi yang mumpuni dan mampu berkontribusi dalam menunjang penerapan K3 di dunia kerja. Oleh karena itu, peminatan K3 sebagai bagian dari Program Studi S1 Kesehatan Masyarakat berkembang menjadi Program Studi S1 Keselamatan dan Kesehatan Kerja (Prodi s1 K3) yang akan menghasilkan lulusan yang memiliki kompetensi K3 yang komprehensif. Oleh karenanya, di Tahun 2015 ini, pembukaan prodi S1 K3 telah disahkan oleh Rektor UI melalui SK Rektor UI No 0380/SK/R/UI/2015, dan akan menerima calon mahasiswa angkatan pertama dari lulusan SMU jurusan IPA di Tahun 2015. Adapun tujuan dari penerapan K3 adalah meningkatkan produktifitas perusahaan melalui upaya pencegahan kecelakaan dan penyakit di tempat kerja. PROFIL LULUSAN PRODI S1 K3 Profil lulusan Prodi S1 K3 akan memiliki kemampuan untuk mengelola risiko K3 di tempat kerja dengan menerapkan keilmuan K3 melalui kerjasama dengan pihak terkait secara etis dan professional.   KOMPETENSI LULUSAN S1 K3 Adapun kompetensi yang akan dicapai oleh lulusan S1 K3 adalah sebagai berikut: Mampu mengaplikasikan teknik-teknik identifikasi, penilaian dan pengendalian risiko K3 di tempat kerja dan beradaptasi terhadap situasi yang dihadapi Memahami kerangka konsep keilmuan K3 sebagai dasar untuk merumuskan penyelesaian masalah K3 di tempat kerja Mampu berfikir analitik dengan menggunakan pendekatan ilmiah dalam membuat keputusan dan memberikan alternatif penyelesaian masalah K3 di tempat kerja Bertanggungjawab terhadap pekerjaannya dan menjadi panutan dalam pelaksanaan K3 baik di masyarakat maupun di tempat kerja.   LIMA PILAR KEILMUAN K3 DI FKM UI Terdapat lima pilar keilmuan K3 di Departemen K3 FKM UI, yaitu: Kesehatan Kerja Keselamatan Kerja Higiene Industri Ergonomi Faktor manusia dan Perilaku dalam K3   PROFIL PENGAJAR Saat ini Departemen K3 memiliki 12 orang staf pengajar, dibantu oleh beberapa staf pengajar non tetap atau PKWT (Perjanjian Kerja untuk Waktu Tertentu). Adapun staf dosen tetap di Departemen K3 beserta keahliannya adalah sebagai berikut:   Fatma Lestari Prof (Universitas Indonesia), Dra (universitas Indonesia), M.Si (Universitas Indonesia), PhD (University of New South Wales) Bidang peminatan: Keselamatan Kerja dan Bahaya Kimia   Baiduri Drg (Universitas Indonesia), MKKK (Universitas Indonesia), PhD (Massey University) Bidang peminatan: Ergonomi dan Kesehatan Kerja   Chandra Satrya Dr (Universitas Indonesia), MAppSc (University of New South Wales) Bidang peminatan: Keselamatan Kerja dan Ergonomi   Dadan Erwandi S.Psi (Universitas Indonesia), M.Si (Universitas Indonesia) Bidang peminatan: Keselamatan Kerja dan Faktor manusia dan Perilaku dalam K3   Doni Hikmat Ramdhan SKM (Universitas Indonesia, MKKK (Universitas Indonesia), Ph.D (Nagoya University) Bidang peminatan: Kesehatan Kerja dan Toksikologi Industri   Hendra SKM (Universitas Indonesia), MKKK (Universitas Indonesia) Bidang peminatan: Higiene Industri dan Kesehatan Kerja   Indri HapsariSusilowati SKM (Universitas Indonesia), MKKK (Universitas Indonesia), Ph.D (Kyushu University) Bidang peminatan: Ergonomi dan Keselamatan transportasi   Meily Kurniawidjaja DR (Universitas Indonesia), Dr (UniversitasTarumanegera), SP.Ok (Universitas Indonesia) Bidang peminatan:Kesehatan Kerja, Toksikologi Industri   Mila Tejamaya S.Si (Universitas Indonesia), MOHS (University of Adelaide), Ph.D (University of Birmingham) Bidang peminatan: Bahaya Kimia danToksikologi industry   Ridwan Zahdi Syaaf Drs (Universitas Indonesia), MPH (Boston University) Bidang peminatan: Faktor manusia dan Perilaku dalam K3   Robiana Modjo DR (Universitas Indonesia), SKM (Universitas Indonesia), M.Kes(Universitas Indonesia) Bidang peminatan: Kesehatan kerja dan Epidemiologi K3   Sjahrul M. Nasri DR (Universitas Indonesia), Ir (InstitutTeknologi Bandung), M.Sc in Hyg (Pittsburgh University) Bidang peminatan: Higiene Industri, Ventilasi Industri dan Manajemen Kebisingan   Zulkifli Djunaidi DR (Universitas Indonesia), Dr (Universitas Indonesia), MAppSc(University of New South Wales) Bidang peminatan: Keselamatan Kerja dan Manajemen Risiko   MATA KULIAH YANG DIBERIKAN: Dasar Keselamatan dan Kesehatan Kerja Kesehatan Kerja…

    23 Mar
    23 Mar
  • Universitas Indonesia memiliki beberapa program pendidikan yang dapat diikuti oleh lulusan SMA Sederajat untuk melanjutkan pendidikan tinggi. Program pendidikan bukanlah jalur masuk. Program pendidikan adalah jenis kelas dalam penyelenggaraan perkuliahan. Penjelasan mengenai program pendidikan dapat dilihat disini. Jalur masuk adalah seleksi penerimaan mahasiswa baru yang dapat ditempuh oleh lulusan SMA Sederajat untuk diterima sebagai mahasiswa Universitas Indonesia. Seleksi masuk dibagi menjadi dua kategori, yakni jalur undangan dan jalur tulis. Jalur undangan adalah seleksi masuk tanpa ujian tulis. Hanya sekolah yang diundang yang dapat mendaftarkan siswa melalui jalur ini. Jika sekolah tidak mendapat undangan, maka siswa dari sekolah tersebut tidak dapat mendaftar di jalur undangan. Jalur tulis adalah seleksi masuk dengan mengikuti ujian tulis. Siapa saja dapat mendaftar untuk mengikuti ujian tulis. Setiap program pendidikan memiliki jalur masuk masing-masing. Penjelasan jalur masuk dapat dilihat disini. Biaya pendidikan bukan berdasar jalur masuk. Oleh karena itu biaya pendidikan mahasiswa yang diterima di jalur undangan sama dengan biaya pendidikan mahasiswa yang diterima melalui jalur tulis. Misalnya biaya pendidikan Vokasi(D3) melalui jalur undangan PPKB sama dengan biaya pendidikan Vokasi(D3) jalur tulis SIMAK, yakni membayar biaya persemester Rp.7.000.000 ditambah Dana Pengembangan hanya pada saat pertama kali diterima (biasa dikenal dengan uang pangkal) Rp.6.500.000. Jadi total yang harus dibayarkan mahasiswa Vokasi (D3) pada saat pertama kali masuk adalah Rp.13.500.000. Informasi biaya pendidikan dapat dilihat disini. Biaya pendidikan berdasar program pendidikan. Sebagai ilustrasi, meskipun mahasiswa diterima melalui jalur undangan PPKB pada program S1 Paralel, maka mahasiswa membayar Dana Pengembangan (biasa dikenal dengan uang pangkal) ditambah dengan biaya persemester pada saat pertama kali diterima. Dan jika mahasiswa diterima melalui ujian tulis SIMAK UI pada program pendidikan S1 Reguler, maka mahasiswa dibebaskan dari uang pangkal dan hanya dibebankan biaya per-semester.

    27 Jan
    27 Jan
  • Fakultas Ekonomi, Universitas Indonesia membuka program studi baru di Tahun Akademik 2013/2014 yakni Ilmu Ekonomi Islam untuk program pendidikan S1 Reguler. Program studi Ilmu Ekonomi Islam berdiri berdasarkan SK Rektor 2107/SK/R/UI/2012. Ilmu ekonomi Islam mengkaji ekonomi berbasis nilai moral dan agama secara objektif teoritis. Jalur masuk Ilmu Ekonomi Islam, sama seperti program S1 Reguler lainnya melalui: Jalur Undangan:  Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) dengan daya tampung 50% Jalur Tulis: Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) dengan daya tampung 25-30%, dan SIMAK UI dengan daya tampung 25-30% Informasi daya tampung dalam dilihat disini Biaya Pendidikan mahasiswa S1 Reguler SNMPTN = S1 Reguler SBMPTN = S1 Reguler SIMAK Universitas Indonesia (UI) membebaskan uang pangkal bagi mahasiswa baru program pendidikan S1 Reguler tahun akademik 2013/2014. Pada tahun akademik 2013/2014, seluruh mahasiswa baru program pendidikan S1 Reguler hanya akan dikenai Biaya Operasional Pendidikan Berkeadilan (BOP-B) yang dibayar per semester minimal Rp 100.000 dan maksimal Rp 5.000.000 untuk program studi kelompok IPS. Jumlah BOP-B disesuaikan dengan kemampuan orang tua/wali mahasiswa sebagai penanggung biaya.

    10 Apr
    10 Apr