1. Portal Informasi SIMAK UI
  2. Pendaftaran SIMAK UI
  3. Forum SIMAK UI
Pages Menu
TwitterRssFacebook
Categories Menu

Teknik

Teknik Sipil

D epartemen Teknik Sipil menyelenggarakan perkuliahan untuk program pendidikan S1 Reguler dengan dua program studi: Teknik Sipil dan Teknik Lingkungan. Departemen Teknik Sipil pada tahun 2001 memperoleh akreditasi internasional untuk Program Sarjana Teknik Sipil yang diberikan oleh The Joint Board of Moderators of the Engineering Council yang berkedudukan di Inggris. Pada tahun 2008, bersama Departemen Teknik Mesin, Departemen Teknik Sipil memperoleh akreditasi internasional dari AUN (Asean University Network) dan menjadi Program Studi yang pertama di UI dan di Indonesia yang memperoleh akreditasi internasional. Sementara di Indonesia sendiri, Departemen Teknik Sipil memperoleh akreditasi A dari BAN-PT.

Bagi mahasiswa program S1 Reguler yang berprestasi, tersedia kesempatan untuk mendapatkan beasiswa dan melanjutkan pendidikan ke Ecole Centrale Group di Prancis. Beberapa mahasiswa terbaik dari Kekhususan Struktur dan Geoteknik memperoleh beasiswa dan kesempatan membuat tesis di Ecole Centrale de Lyon atau Ecole Centrale de Nantes selama 4 bulan. Departemen Teknik Sipil juga membanggakan hasil karyanya yang terkenal berupa kapal beton. Setiap tahunnya Tim Jembatan UI yang terdiri dari mahasiswa-mahasiswa Teknik Sipil selalu berpartisipasi dalam Kompetisi Jembatan tingkat Nasional.

Lulusan Program Studi Teknik Sipil melayani masyarakat melalui penerapan pengetahuan dan ketrampilannya dalam perencanaan, perancangan, konstruksi sarana dan prasaran dalam berbagai area mulai dari rekayasa Struktur (gedung, jembatan, dam, terowongan), Sumberdaya Air (irigasi, drainasi, pengendalian banjir), Rekayasa Lingkungan (penyediaan air minum, penyaluran dan pengolahan limbah), Rekayasa Transportasi (pelabuhan udara, pelabuhan laut, jalan raya, jalan rel), Manajemen Konstruksi (perencanaan dan pengendalian konstruksi, teknologi konstruksi), Rekayasa Geoteknik (penyelidikan tanah, desain pondasi).

Teknik Mesin

D epartemen Teknik Mesin menyelenggarakan perkuliahan untuk program pendidikan S1 Reguler dengan dua program studi: Teknik Mesin dan Teknik Perkapalan. Pada tahun 2008, bersama Departemen Teknik Sipil, Departemen Teknik Mesin memperoleh akreditasi internasional dari AUN (Asean University Network) dan menjadi Program Studi yang pertama di UI dan di Indonesia yang memeperoleh akreditasi Internasional. Sejak Agustus 2007, Departemen Teknik Mesin Universitas Indonesia untuk program Studi Teknik Mesin S1 telah berhasil memperoleh sertifikasi internasional dalam Manajemen Mutu ISO 9001:2000 sebagai wujud komitmen dalam pengelolaan manajemen yang berkualitas demi kualitas akademik yang baik dan kepuasan stakeholder. Sementara di Indonesia sendiri, Departemen Teknik Mesin memperoleh akreditasi A dari BAN-PT.

Untuk mendukung pendidikan dan penelitian yang baik dan bermutu, Departemen Teknik Mesin dilengkapi dengan instrumen (peralatan) baik hardware dan software yang lengkap yang terbagi ke dalam beberapa Laboratorium. Penelitian yang dilakukan di Departemen Teknik Mesin merupakan penelitian yang memiliki nilai keterkinian. Penelitian tersebut dilakukan dengan berbagai sumber dana penelitian nasional maupun internasional, melalui kerjasama industri maupun dengan perguruan tinggi internasional lainnya.

Lulusan Program Studi Teknik Mesin telah berkarya di berbagai bidang antara lain industri otomotif, minyak bumi dan gas, pembangkit, konstruksi, institusi pendidikan, dan lain-lain. Kurikulum pendidikan yang dikembangkan dan dipakai merupakan kurikulum yang berbasis pembelajaran aktif, penelitian, dan mengikuti perkembangan keilmuan.

Mahasiswa DTM ikut dalam berbagai kompetisi nasional antara lain : Water Rocket Contest, SAMPAN 2010, dan lain-lain. Untuk National Water Rocket Contest 2009 berhasil meraih Juara II, yang diadakan di Kampus Universitas Brawijaya, Jawa Timur, dan meraih Juara untuk Katagori Best Design pada lomba SAMPAN 2010 yang diadakan di ITS-Surabaya. Sejak tahun 2010, para mahasiswa DTM yang tergabung dalam tim SEM (Shell Eco Marathon) selalu turut berpartisipasi dalam kompetisi Shell Eco Marathon Asia di Sirkuit Sepang Malaysia dan telah memenangkan beberapa penghargaan seperti 1st Runner Up Combustion Urban Concept SEM ASIA 2010.

Teknik Elektro

Departemen Teknik Elektro memiliki visi untuk menjadi institusi pendidikan dan riset yang memiliki standar tinggi dibidang teknik elektro. Untuk mencapainya, ditetapkan misi Departemen Teknik Elektro untuk menghasilkan lulusan yang mampu bersaing tidak hanya di pasar nasional. Lulusan Departemen Teknik Elektro diharapkan dapat merespons perkembangan teknologi keteknikan melalui dukungan proses pendidikan yang terbaik, dukungan organisasi dan manajemen yang baik serta standar kompetensi internasional dari para staf pengajar dan reputasi internasional dalam kegiatan riset. Pada tahun 2010, Departemen Teknik Elektro memperoleh akreditasi internasional dari AUN (Asean University Network). Sementara di Indonesia sendiri, Departemen Teknik Elektro memperoleh akreditasi A dari BAN-PT. Departemen Teknik Elektro menerapkan kurikulum yang membuka kesempatan seluas-luasnya bagi mahasiswa untuk mengembangkan pengetahuannya tidak hanya dalam teori tapi juga di dunia kerja. Kerjasama yang dijalin dengan Industri, memberikan keuntungan bagi para mahasiswa untuk selalu mengikuti perkembangan teknologi. Kurikulum yang digunakan merujuk pada Institute of Electrical and Electronics Engineers (IEEE) dan Accreditation Board for Engineering and Technology (ABET).

Departemen Teknik Elektro memiliki empat belas riset group yang  beberapa diantaranya mendapatkan dana penelitian dari berbagai instansi pemerintahan maupun industri seperti URGE, RUT, dan PLN. Riset group yang tersebut adalah: 1. Antenna propagation and Microwave (AMRG), 2. High Voltage and Current (HVCRG), 3. Mobile Communication (MCRG), 4. Opto Electronics and Remote Sensing (OPRES), 5. Pervasive Computing System (PCSRG), 6. Real – Time Measurement and Control (RTMC), 7. Sensor Device Research Group (SDRG), 8. Wireless and Signal Processing (WASP), 9. Multimedia computing Research Group (MERGE), 10. Center of Research on Internet of Things (CERIOT), 11. Autonomous Control Electronics (ACONICS), 12. Electric Power and Energy Studies (EPES), 13. Mobile Communication Research Group, 14. Micro-nano Electro-Mechanical System Research Group (MinaEMS RG).

Untuk meningkatkan mutu penyelenggaraan pendidikan, Departemen Teknik Elektro menjalin kerjasama dengan institusi pendidikan di luar ngeri seperti Chiba University, University of Duisburg Essen (UDE), Queensland University of Technology, Pusan National University, Technische Universiteit Delft, The Netherlands, Cisco Networking Academy (CNA) for CCNA & CCNP, dan masih banyak lagi.

Program Studi Ilmu Elektro memiliki sembilan bidang kekhususan:

  • Kontrol Industri
  • Desain VLSI & Embedded System
  • Elektronika Divais
  • Teknik Ketenagalistrikan & Energi
  • Teknik Telekomunikasi
  • Jaringan Informasi dan Multimedia
  • Optoeloktroteknika & Aplikasi Laser
  • Manajemen Telekomunikasi (Kelas Khusus Salemba)
  • Manajemen Ketenagalistrikan & Energi (Kelas Khusus Salemba)

Teknik Metalurgi & Material

Teknik Metalurgi & Material merupakan salah satu cabang teknik yang sudah lama ada, dengan bertitik berat pada pengembangan proses desain dan manufaktur dari material. Mahasiswa Departemen Teknik Metalurgi & Material diharapkan menguasai sifat dan cara pembuatan material yang ditemui sehari-hari. Mulai dari badan dan mesin mobil, badan pesawat, plastik kemasan, alat komunikasi, keramik insulator, filament x-ray yang terbuat dari metallic powder hingga material tercanggih yang ada saat ini seperti nanomaterial, titanum dan fiber composites yang digunakan pada pesawat luar angkasa, ginjal buatan, body implants dan superkonduktor.

Kurikulum pendidikan di Program Studi Teknik Metalurgi & Material diarahkan pada tiga jenis material utama yaitu logam, polimer dan keramik; sesuai dengan ABET (Accreditation Board for Engineering Technology). Kebutuhan lulusan di bidang Metalurgi dan Material terus meningkat selama dua dasawarsa terakhir denganlapangan pekerjaan yang sangat luas dan beragam. Lulusan Departemen Teknik Metalurgi & Material banyak bekerja pada industri-industri pengecoran besi/baja dan bukan besi, pertambangan, perminyakan, manufaktur otomotif, konstruksi maupun bekerja sebagai peneliti di lembaga-lembaga pemerintahan seperti LIPI, BPPT, BATAN. Pada tahun 2010, Departemen Teknik Metalurgi dan Material memperoleh akreditasi internasional dari AUN (Asean University Network). Sementara di Indonesia sendiri, Departemen Teknik Metalurgi dan Material memperoleh akreditasi A dari BAN-PT.

Laboratorium yang dimiliki Departemen Teknik Metalurgi & Material merupakan yang terbaik di Indonesia dan mendukung kegiatan pembelajaran baik untuk program Sarjana, Master dan Doktor. Secara fungsional, tugas seorang Sarjana Teknik maupun Magister Teknik Metalurgi & Material antara lain mendesain material baru, mengembangkan proses manufaktur baru/modifikasi, seleksi material, analisis kegagalan, karakterisasi struktur dan sifat material.

Ilmu Arsitektur

Departemen Arsitektur menyelenggarakan perkuliahan untuk program S1 Reguler dengan dua program studi: Arsitektur dan Arsitektur Interior dengan gelar Sarjana Arsitektur (S.Ars). Pada tahun 2010, Departemen Arsitektur memperoleh akreditasi internasional dari AUN (Asean University Network). Sementara di Indonesia sendiri, Departemen Arsitektur memperoleh akreditasi A dari BAN-PT. Program pendidikan sarjana Arsitektur merupakan program pra-profesional dengan durasi empat tahun dimana sebagian besar sks yang diambil oleh mahasiswa merupakan mata ajaran berbasis studio dimana mahasiswa dapat menuangkan pengetahuan dan keahlian desain mereka yang merupaka inti dari program sarjana Arsitektur.

Dikarenakan tujuan dari program sarjana reguler adalah untuk menawarkan gelar pra-profesional di bidang arsitektur, program ini memberikan pengetahuan dasar yang jelas atau teori dalam disiplin arsitektur, terutama dalam pengetahuan desain tertentu, serta berbagai mata ajaran pilihan yang dapat meningkatkan pengetahuan siswa dalam berbagai bidang kekhususan. Selain itu, penilaian akhir dari program ini adalah penulisan skripsi bagi sarjana di bidang arsitektur. Penilaian akhir ini akan dapat memberikan pengetahuan dasar dan keterampilan bagi lulusan untuk melanjutkan ke program pascasarjana baik dalam arsitektur atau jurusan lain yang tidak selalu terbatas pada arsitektur.

Departemen Arsitektur menjalin kerjasama dengan berbagai institusi kelas dunia seperti Politecnico deMilano, National University of Singapore, Kyoto University, dan masih banyak lagi baik dalam bentuk kolaborasi riset, joint-workshop maupun student exchange.

Departemen Arsitektur bertujuan untuk menghasilkan sarjana yang menguasai pengetahuan dasar ilmiah dan penerapannya, dengan berkemampuan menerapkan metode perancangan arsitektur yang berwawasan lingkungan. Lulusan program Studi S1 Arsitektur FTUI adalah sarjana arsitektur dengan kualifikasi pra-profesional sehingga dapat langsung magang di dunia praktisi atau melanjutkan ke program Profesi (Arsitek) yang juga diselenggarakan oleh Departemen Arsitektur FTUI. Untuk mendapatkan sertifikasi profesional, lulusan harus magang dan melalui proses kualifikasi oleh Asosiasi Profesi Ikatan Arsitek Indonesia (IAI). Lulusan dari Departemen Arsitektur dapat bekerja di berbagai bidang di dalam industri konstruksi antara lain sebagai arsitek, perancang interior, dan pengawas pelaksanaan. Lulusan juga dapat bekerja di berbagai bidang pekerjaan yang menggunakan kemampuan berfikir kritis dan kreatif.

Teknik Kimia

Departemen Teknik Kimia menyelenggarakan perkuliahan untuk program S1 Reguler dengan dua program studi: Teknik Kimia dan Teknologi Bioproses. Berdirinya Departemen Teknik Kimia berawal dari Program Studi Teknik Gas pada tahun 1981 yang merupakan hasil kerjasama antara FTUI dengan Pertamina. Pada tahun 2010, Departemen Teknik Kimia memperoleh akreditasi internasional dari AUN (Asean University Network). Sementara di Indonesia sendiri, Departemen Teknik Kimia memperoleh akreditasi A dari BAN-PT.

Tujuan pendidikan Departemen Teknik Kimia adalah menghasilkan lulusan yang berkualitas, yaitu sarjana yang mampu menerapkan ilmu dasar teknik kimia dan bioproses untuk bekerja dan berkarya dalam bidang teknologi proses kimia, mampu mengembangkan diri sebagai perencana dan pengelola industry, serta mampu mengembanggkan ilmu pengetetahuan dan teknologi. Lulusan diharapkan memiliki kualitas dalam konsepsi dan perancangan proses kimia untuk tujuan produksi, transformasi dan penanganan material, memiliki wawasan ilmu yang luas sehingga mampu mengembangkan sumberdaya alam baik fosil (minyak bumi, gas bumi, batubara) maupun non-fosil, menjadi komoditi yang bernilai tambah tinggi.

Program Studi Teknik Kimia bertujuan untuk menghasilkan sarjana Teknik Kimia berkualitas yang menguasai ilmu dasar teknik kimia sebagai bekal untuk bekerja dan berkarya dalam bidang teknologi kimia. Hal ini dilakukan dengan membekali lulusan dengan ilmu-ilmu dasar dan terapan teknik kimia dan bioproses serta membangkitkan motivasi untuk terus mengembangkan diri berdasarkan peningkatan wawasan pengetahuan yang luas (broad-based knowledge).

Departemen Teknik Kimia (DTK), sebagai salah satu departemen dari Fakultas Teknik Universitas Indonesia telah mengambil bagian dalam upaya pengembangan di bidang energi, bahan, dan desain produk. DTK, dengan cetak biru risetnya: “SUSTAINABLE CHEMICAL AND BIO ENGINEERING FOR ENERGY AND PRODUCT DEVELOPMENT”, telah mengembangkan empat macam grup riset yang masing-masing memiliki target dan tujuan seperti cetak biru riset. Keempat riset gurp tersebut adalah Rekayasa Proses dan Konversi Produk Alam (RPKA), Energi Berkelanjutan (EB), Teknologi Industri Bioproses (TIB), dan Intensifikasi Proses (IP).

Ikatan Mahasiswa Teknik Kimia memiliki beberapa program kerja antara lain GP Expo, Open House, Lomba Cepat Tepat Kimia dan Chemical Competition, Petrogas Days dan Chem E-Car Competition yang menjadi acara seminar, workshop dan lomba yang membahas seputar IPTEK dalam gas dan petrokimia. Seminar Nasional Teknologi Proses Kimia (STNPK) juga telah menjadi ajang sharing penelitian terbaru dan menambah wawasan ataran mahasiswa, dosen dan peneliti. Kelompok Peminatan Jurusan yang terdapat di Departemen Teknik Kimia antara lain Ikatan Ahli Teknik Perminyakan Indonesia (IATMI) dan Society of Petroleum Engineers (SPE) yang menjadi bagian dari International Organization for Petroleum Engineers, Houston, Texas USA.

Teknik Industri

Departemen Teknik Industri menyelenggarakan perkuliahan untuk program pendidikan S1 Reguler Teknik Industri yang telah terakreditasi A oleh BAN-PT. Program Studi Teknik Industri dibentuk pada pertengahan tahun 1970an sebagai suatu program studi tambahan di lingkungan Jurusan Teknik Mesin FTUI, mengingat pada masa itu terdapat kebutuhan di masyarakat akan seorang ahli teknik mesin “spesial” yang memiliki kemampuan seperti seorang ahli teknik industri dewasa ini. Saat ini, Departemen Teknik Industri telah menunjukkan berbagai macam prestasi baik secara organisasi, aktivitas mahasiswa, maupun lulusannya. Tujuan pendidikan Departemen Teknik Industri adalah menghasilkan lulusan ahli rekayasan industri yang memiliki kemampuan pada bidang perancangan, perbaikan dan pemasangan sistem produksi / operasi yang umumnya berkaitan dengan produktivitas dan efisiensi sistem. Ahli rekayasa industri nasional yang masih berdasarkan kepada keunggulan komparatif menjadi unggulan kompetitif untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat Indonesia. Industri jasa yang dimaksud adalah mencakup lembaga keuangan, jasa konsultasi, jasa teknologi informasi, pelayanan masyarakat dan lain sebagainya. Sedangkan di industri manufaktur telah mencakup bidang manajemen produksi, sumber daya manusia, pemeliharaan, logistik, inventori dan lainnya. Berbeda dengan disiplin ilmu teknik lain yang menekankan pada satu area teknik tertentu, Teknik Industri membuka kesempatan bagi para lulusannya untuk berkarya di berbagai sektor industri. Flexibilitas inilah yang membedakan Teknik Industri dari bidang teknik lainnya. Mulai dari pengaturan jalur roller coaster, streamlining dalam suatu operating room, pendistribusian barang ke seluruh dunia, industri otomotif, semuanya membutuhkan efisiensi dan efektivitas dalam pekerjaan yang dapat disediakan oleh lulusan Teknik Industri. Sejalan dengan filosofi manajemen bahwa kelanjutan produktivitas dan peningkatan kualitas diperlukan untuk dapat bertahan dalam pasar dunia yang kompetitif, semakin besar pula kebutuhan pasar akan ahli-ahli teknik industri. Karena hanya para ahli teknik indsutri yang memiliki kemampuan sebagai spesialis dalam bidang peningkatan produktivitas dan kualitas. Ahli-ahli teknik Industri mengerti bagaimana membuat segalanya lebih baik. Mereka membuat proses dan sistem yang meningkatkan produktivitas dan kualitas, menghilangkan kelebihan waktu, uang, bahan, energi dan komoditas lainnya. Inilah alasannya mengapa semakin banyak perusahaan yang memperkejakan lulusan Teknik Industri. Penerimaan masyarakat baik dari kalangan industri maupun masyarakat luas terhadap lulusan teknik Industri juga semakin menggembirakan. Hingga saat ini, lulusan Teknik Industri FTUI telah tersebar di berbagai industri jasa dan industri manufaktur, pemerintah maupun swasta. Industri jasa yang dimaksud mencakup lembaga keuangan, jasa konsultasi, jasa teknologi informasi, pelayanan masyarakat dan lain sebagainya. Sedangkan di Industri manufaktur telah mencakup bidang manajemen produksi, sumber daya manusia, pemeliharaan, logistik, inventori dan lain sebagainya.