Doktor Ilmu sosial – Humaniora

Doktor Ilmu sosial – Humaniora

Ilmu Manajemen

P rogram Magister Ilmu Manajemen dirancang khusus untuk para ahli manajemen, praktisi, pengajar dan profesional yang tertarik untuk mendalami ilmu manajemen secara utuh dari awal perkuliahan sampai pada penulisan tesis.

Program Studi Ilmu Manajemen menawarkan empat bidang kekhususan yaitu:

  • Manajemen Keuangan
  • Manajemen Pemasaran
  • Manajemen Stratejik
  • Manajemen Perbankan

Ilmu Ekonomi

Sebagai lembaga pendidikan yang berada dinaungan Universitas Indonesia dan Departemen IE  FEUI, PPIE memiliki komitmen yang tinggi dalam menciptakan lulusan Magister dan Doktor dalam Ilmu Ekonomi yang terbaik dan mampu bersaing di Asia.

Pada mulanya Program Pascasarjana Ilmu Ekonomi masih menawarkan kuliah yang bersifat umum.  Kurikulum mata kuliah yang bersifat kekhususan hanya terkait dengan ekonomi perencanaan dan kependudukan.  Alasan utama tentang hal ini adalah karena masih terbatasnya staf pengajar untuk kekhususan lain.  Bagi mahasiswa yang ingin memperdalam kekhususan lain, biasanya diarahkan untuk memperdalamnya pada proses pembuatan karya akhir dengan bimbingan dosen yang sesuai dengan minatnya tersebut. Sejalan dengan perkembangan dan perubahan pada perekonomian Indonesia dan dunia, lambat laun dirasakan perlu adanya suatu kajian yang lebih spesifik terhadap berbagai permasalahan ekonomi yang dihadapi di dunia dewasa ini.

Saat ini sesuai dengan perkembangan perekonomian dan ketersediaan tenaga pengajar maupun minat peserta, Program Pascasarjana Ilmu Ekonomi telah membuka tujuh bidang kekhususan:

  • Ekonomi Uang dan Bank
  • Ekonomi Internasional
  • Ekonomi Perdagangan dan Industri
  • Ekonomi Perkotaan dan Daerah
  • Ekonomi Publik
  • Ekonomi Sumber Daya Alam dan Lingkungan
  • Ekonomi Sumber Daya Alam dan Energi
  • Ekonomi Tenaga Kerja dan SDM

Selain itu, PPIE juga mengembangkan program Dual Degree dengan kekhususan Economics Development. Program ini diadakan dengan menjalin kerjasama dengan Universitas-Universitas di luar negeri:

  • Australian National University (ANU) – Canberra
  • Vrije Universiteit (VU) – Amsterdam
  • Universiteit van Amsterdam (UvA) – Amsterdam
  • National Graduate for Policy Students (GRIPS) – Jepang
  • International University of Japan – Jepang
  • Kobe University – Kobe
  • Yokohama national University – Yokohama

Ilmu Akuntansi

P rogram PIA bertujuan mencetak lulusan yang mempunyai kemampuan analisa dan sintesa akademis yang unggul. Dengan demikian, lulusan PIA dapat bekerja di institusi pendidikan sebagai akademisi yang handal dalam melakukan penelitian dan aktif melakukan publikasi atas hasil penelitiannya. Disamping itu, lulusan PIA juga dibutuhkan sebagai peneliti pada divisi riset dan pengembangan di sektor pemerintahan, lembaga swadaya masyarakat (LSM), institusi penelitian, institusi pendidikan, serta sektor swasta.

Untuk lulusan S2 diharapkan dapat  merancang serta melaksanakan riset secara mandiri dan mempublikasikan hasil riset tersebut minimal di tingkat nasional.

Kompetensi inti yang diharapkan dari lulusan PIA adalah memiliki keahlian di bidang akuntansi keuangan, akuntansi manajemen, sistem informasi akuntansi, dan perpajakan. Semua kompetensi inti tersebut tercermin secara seimbang dalam kurikulum yang ditawarkan oleh program PIA.

Arkeologi

Program Studi Pascasarjana Arkeologi bertujuan untuk

  • Menciptakan tenaga ahli yang mengembangkan dan mengamalkan ilmu tentang kebudayaan materi, baik yang berasal dari masa lampau maupun masa kini.
  • Menciptakan tenaga ahli yang mampu secara profesional memainkan peran manajerial dan penelitian dalam sektor kebudayaan materi.

Ilmu Filsafat

P rogram Studi Pascasarjana Filsafat bertujuan menghasilkan cendekiawan, peneliti, dan pemikir yang mampu menangkap secara komprehensif persoalan ilmu dan masyarakat, nilai, dan etika, serta konstruksi masyarakat kontemporer dalam upaya memajukan kemanusiaan dan mendatangkan ”pencerahan pemikiran”. Dalam konteks ini, misi program pendidikan filsafat selalu dalam kesatuan: ”komprehensivitas” (dalam metodologi), ”kejernihan” (dalam analisis), dan ”kepedulian” (dalam sikap etis).

Ilmu Linguistik

Tujuan program pendidikan:

  • Program Studi Pascasarjana linguistik menjabarkan tujuan penyelenggaraannya ke dalam berbagai kegiatan pendidikan dan pelatihan agar dapat menghasilkan:
  • Ahli linguistik yang berpengatahuan linguistik mutakhir dan mampu mengembangkan pengetahuan itu pada berbagai jenjang pendidikan.
  • Peneliti bahasa yang andal dan mampu menyajikan hasilnya pada forum nasional dan internasional.
  • Ahli linguistik terapan yang mampu mengembangkan kiat penerjemahan dan penyusunan kamus.
  • Pakar bahasa yang mampu mengembangkan bahan proses belajar-mengajar pada berbagai jenjang.
  • Ahli pengembang kurikulum kebahasaan yang sesuai dengan tuntutan kelompok sasaran.
  • Pakar bahasa yang dapat mempengaruhi pengembangan kelembagaan secara integral.

Ilmu Susastra

Program Studi Pascasarjana Ilmu Susastra bertujuan menghasilkan lulusan yang mampu:

  • Mengembangkan penegrtian yang kritis, kreatif, dan mendalam tentang kesusastraan, seni pertunjukan dan kebudayaan.
  • Mengembangkan pengetahuan khusus tentang jenis-jenis kesusastraan dalam bahasa tertentu, serta latar belakang kebudayaan dan konteksnya.
  • Mengembangkan kemampuan dan keterampilan meneliti masalah-masalah, sastra, seni pertunjukan dan masalah budaya dalam konteks budaya yang melingkupinya.
  • Mengembangkan pengetahuan kritis tentang kebudayaan dan peran ideologi dalam dinamika kebudayaan melalui pendekatan cultral studies.

Ilmu Sejarah

Tujuan yang akan dicapai Program Studi Pascasarjana Ilmu Sejarah adalah:

  • Terbentuknya ahli sejarah wilayah dengan otoritas akademik tinggi dan mutakhir.
  • Terbentuknya ahli sejarah yang memiliki kompetensi dalam pendidikan sejarah pada tingkat sarjana.
  • Terbentuknya ahli sejarah yang mampu menghasilkan karya-karya sejarah dalam bentuk buku, artikel, makalah untuk presentasi dengan kualitas tinggi.

Psikologi

P endidikan Program Doktor Psikologi bertujuan menghasilkan lulusan yang mempunyai profilMengembangkan ilmu psikologi dengan menghasilkan produk dan kajian inovatif dalam bidang ilmu psikologi melalui penelitian.

Menghasilkan Lulusan yang mampu:

  • Mengorganisasi dan melaksanakan penelitian.
  • Mengembangkan ilmu psikologi dalam berbagai bidang kekhususan (misalnya Psikologi Klinis, PIO, dll) melalui penelitian.
  • Memiliki pengetahuan dan ketrampilan dalam bidang-bidang keahliannya untuk menemukan jawaban dan/atau pemecahan masalah yang kompleks termasuk yang memerlukan pendekatan lintas disiplin.

Ilmu Hukum

P rogram Doktor dirancang dengan kurikulum  khusus agar menghasilkan lulusan yang menguasai ilmu hukum secara mendalam dan terampil dalam mengaplikasikannya di berbagai pekerjaan bidang hukum, antara lain sebagai akademisi, konsultan, dan praktisi  hukum.

Kurikulum berpedoman pada ketetapan Majelis  Wali Amanat Universitas Indonesia, yaitu SK MWA UI No. 006/SK/MWA-UI/2004, berfungsi sebagai pembentuk keahlian dan kepribadian yang mencakup Mata Kuliah Keilmuan (MKK) dan  Mata Kuliah Keahlian Khusus (MKKK).

Staf pengajar pada program pendidikan Doktor  dari para akademisi dan praktisi yang ahli di bidangnya masing-masing serta merupakan lulusan program doktor dari berbagai universitas  terkemuka  baik dari dalam negeri maupun dari luar negeri.

Ilmu Komunikasi

Program Studi Pascasarjana S3 atau Doktor, Departemen Ilmu Komunikasi pertama sekali diselenggarakan pada tahun 1991, dan secara resmi diakui pada tahun 1993 berdasarkan SK 577/DIKTI/Kep/1993. Penyelenggaraan program pada jenjang doktor ini, dimaksudkan sebagai realisasi dari tuntutan kebutuhan pendidikan sarjana tingkat doktoral yang dihasilkan oleh perguruan tinggi di Indonesia dalam bidang ilmu komunikasi. Dengan penyelenggaraan program doktor di bidang ilmu komunikasi ini, sekaligus menjadikan Program Pascasarjana Ilmu Komunikasi Universitas Indonesia sebagai program studi yang pertama yang menyelenggarakan pendidikan tingkat doktoral dalam bidang ilmu komunikasi di Indonesia.

Ilmu Politik

VISI Program Pascasarjana Ilmu Politik Universitas Indonesia menjadi pusat pendidikan dan pengembangan serta pusat penelitian di bidang ilmu politik yang utama di Indonesia, yang berorientasi pada masalah-masalah politik kontemporer, yang menjadi pendukung utama universitas riset bertaraf internasional
MISI 1. Mendidik, melatih, meningkatkan dan mengkaji pengetahuan ilmu politik bagi mereka yang berkecimpung dalam bidang-bidang yang berkaitan dengan disiplin ilmu politik,
2. Mengevaluasi dan mengembangkan kurikulum program studi secara terus menerus dan berkesinambungan untuk menyesuaikan diri dengan kebutuhan masyarakat dan perkembangan ilmu politik,
3. Mengembangkan sumber daya manusia di program studi dengan membantu dan memfasilitasi staf pengajar memperoleh kesempatan studi untuk mencapai gelar dan kemampuan akademik yang lebih tinggi
4. Membenahi dan meningkatkan kualitas sistem administrasi umum, akademis, dan keuangan di tingkat program studi

Ilmu Administrasi

Tujuan Program Pendidikan S3 Ilmu Administrasi adalah:

1. Menghasilkan Doktor Ilmu Administrasi yang mampu meneliti dan mengembangkan ilmu administrasi sebagai pendekatan interdisiplin.
2. Menghasilkan tenaga-tenaga peneliti tingkat doktoral yang mampu menganalisis dan memecahkan secara generatif (teratur dan inovatif) masalah-masalah baik administrasi publik maupun administrasi bisnis yang dinamis dan kompleks.
3. Mampu menginterpretasikan kebijakan makro pemerintah dan kebijakan mikro organisasi dalam suatu tatanan sistem berfikir (system thinking) yang terpadu.

Sosiologi

Program Doktor Sosiologi dirancang untuk menghasilkan lulusan yang mandiri dalam mengembangkan kemampuan berpikir kritis, terampil dalam berkomunikasi dan memiliki kepedulian sosial yang tinggi; menghasilkan lulusan yang mampu menciptakan lapangan kerjaan sendiri dibidang penelitian sosial dengan kemampuan metodologi & analisis yang tinggi; menghasilkan sosiolog yang mampu mengembangkan pemahaman, analisa & teori tentang perkembangan masyarakat Indonesia dan hubungannya dengan masyarakat lain.

Program Doktor Sosiologi memiliki beban studi 49 SKS, yang terdiri dari 21 SKS Mata Kuliah Wajib ditambah dengan 28 SKS untuk Penulisan Disertasi yang harus ditempuh selama minimum 6 semester (3 tahun) dan maksimum 10 semester (5 tahun).

Gelar Akademik Doktor Sosiologi akan diberikan bagi mahasiswa yang telah menempuh tahapan berikut:

  • Ujian Kualifikasi (Non SKS, wajib lulus untuk mendapatkan predikat Kandidat Doktor sehingga mahasiswa dapat melanjutkan penulisan Disertasi)
  • Penulisan Disertasi (28 SKS), dengan bobot penilaian: Ujian Kualifikasi (10%); Ujian Proposal Penelitian (25%); Kolokium/Seminar (Wajib); Pra Promosi (45%); Promosi (20%)

Matrikulasi (Non SKS)

  • Materi inti dalam Sosiologi yang wajib diikuti oleh mereka yang tidak lulus tes kemampuan dasar Sosiologi . Teori Sosiologi Klasik dan Modern
  • MPS Kualitatif
  • MPS Kuantitatif
  • Statistik Sosial

Daftar MK:

  • Teori Sosial & Teori Sosiologi
  • Metode Penelitian Kuantitatif
  • Metode Penelltlan Kualitatif
  • Analytical Paper
  • Studi Mandiri
  • Ujian Kualifikasi
  • Penulisan Disertasi
  • Statistik Sosial
  • Konstruksi Teori
  • Telaah Hasil Penelitian
  • Seminar

Kriminologi

Tujuan penyelenggaraan Program Studi Doktor Kriminologi FISIP UI adalah
menyiapkan mahasiswa untuk menjadi warga masyarakat yang mempunyai ciri :
1. Berjiwa Pancasila dan memiliki integritas kepribadian yang tinggi Mempunyai kemampuan mengembangkan dan memutakhirkan ilmu pengetahuan dan teknologi kriminologi dengan cara menguasai dan memahami pendekatan, metode, kaidah ilmiah disertai ketrampilan penerapannya.
2. mempunyai kemampuan memecahkan permasalahan kriminalitas di tingkat nasional maupun internasional melalui kegiatan penelitian dan pengembangan berdasarkan kaidah ilmiah
3. mempunyai kemampuan mengembangkan kinerja profesionalnya yang ditunjukkan dengan ketajaman analisis permasalahan, keserbacakupan tinjauan, kepaduan pemecahan masalah atau profesi yang serupa.

Ilmu Kesejahteraan Sosial

Menghasilkan Doktor Ilmu Kesejahteraan Sosial yang mampu menjadi:
1. Peneliti yang menghasilkan teori atau pengetahuan baru (novelty) dalam menangani masalah sosial melalui riset yang berimplikasi terapan, dan layak dipublikasikan dalam jurnal terakreditasi dan/atau jurnal berstandar internasional
2. Perancang model yang inovatif untuk menangani masalah sosial yang khas Indonesia, berdasarkan potensi dan unsur budaya lokal
3. Analis kebijakan yang mampu menangani masalah sosial dengan menggunakan pendekatan multi disiplin

Antropologi

Program Studi Pascasarjana Antropologi:
1. Menyelenggarakan kurikulum perkuliahan yang relevan dengan dan sanggup terhadap permasalahan budaya, sosial, ekonomi, politik dan ekologis yang berkembang di tingkat lokal, nasional dan global, sehingga mahasiswa Program Studi Pascasarjana Antropologi dapat menjadi lulusan yang peka dan tanggap terhadap pelbagai masalah dan dinamika masyarakat.
2. Memantapkan proses pengajaran yang terintegrasi dengan penelitian dan publikasi, sehingga mahasiswa Program Studi Pascasarjana Antropologi dapat menjadi lulusan yang mampu dan trampil dalam bidang pengajaran dan penelitian sekaligus.
3. Memfasilitasi penyelenggaraan kajian dan penelitian bersama mahasiswa dan staf pengajar dalam rangka menghasilkan publikasi ilmiah, sehingga mahasiswa Program Studi Pascasarjana Antropologi dapat menjadi lulusan yang memiliki kapasitas menghasilkan karya ilmiah secara produktif.
4. Membangun, mengembangkan dan memantapkan kerjasama dengan perbagai institusi dalam lingkup nasional maupun internasional dalam bidang pengajaran, penelitian dan publikasi, dalam rangka mendukung lingkungan pembelajaran yang kondusif bagi mahasiswa sehingga menjadi lulusan yang terbuka dan berkemampuan untuk bekerjasama.

Ilmu Lingkungan

P rogram Studi Ilmu Lingkungan (PSIL) adalah Program Studi yang pertama di Indonesia yang tidak memiliki jenjang S-1, namun memiliki S-2 dan S3.

Pencemaran dan kerusakan lingkungan hidup yang terjadi dewasa ini lebih bersifat antropogenik; proporsi terbesar dari degradasi kualitas lingkungan hidup di muka bumi ini diakibatkan oleh aktivitas manusia, baik sengaja atau tidak. Respons yang kemudian muncul ialah beragam resolusi dan upaya preventif yang cenderung bersifat antroposentris seperti banyak diusulkan oleh banyak pakar. Ini yang kemudian mencuat asumsi hipotetik bahwa pengelolaan lingkungan hidup itu hakekatnya sama dengan pengelolaan aktivitas manusia (environmental management is basically identifical to human activities management).

Konsep pembangunan berkelanjutan mengacu kepada kesepakatan bahwa upaya-upaya pembangunan untuk memenuhi kebutuhan dan kelangsungan hidup masa kini dilaksanakan tanpa harus mengorbankan hak pemenuhan kebutuhan generasi yang akan datang. Pembangunan berkelanjutan yang berwawasan lingkungan berarti upaya untuk meningkatkan mutu kehidupan manusia dengan tetap mewaspadai agar tidak mengganggu dan melampaui kemampuan ekosistem yang menunjang kehidupan.

Pembangunan manusia serta upaya-upaya perlindungan dan pelestarian lingkungan harus diintegrasikan satu sama lain apabila pembangunan komunitas manusia yang berkelanjutan merupakan target yang harus diraih.

Proses pembangunan merupakan interaksi dari berbagai variabel faktor produksi utama, yaitu (1) sumberdaya manusia, (2) sumberdaya alam, (3) modal, (4) teknologi, dan (5) kelembagaan serta keterampilan manajerial. Dalam pengertian sustainable development, yang harus di pertahankan keberlanjutan dan eksistensinya tidak hanya menyangkut kelima variabel tersebut, melainkan juga proses-proses interaksi antara kelimanya.

Prinsip pertama Deklarasi Rio tentang lingkungan dan pembangunan (1992) menyatakan bahwa: Manusia adalah sasaran utam pembangunan yang berkesinambungan. Manusia berhak memperoleh kehidupan yang layak dan produktif yang serasi dengan alam.

Berdasarkan latar belakang di atas, maka Program Studi Ilmu Lingkungan memiliki 3 (tiga) peminatan yaitu:

  • Manajemen Lingkungan Industri (MLI)
  • Perencanaan Pembangunan Berkelanjutan (PPB)
  • Proteksi Lingkungan. (PL)

Program Studi ini mempunyai kompetensi utama dan kompetensi pendukung, dimana kompetensi utama tersebut meliputi pemahaman tentang lintas disiplin ilmu, sedangkan kompetensi pendukung untuk mendukung beberapa pemintan yang ada dalam program studi ilmu lingkungan.

Lulusan Program Studi Ilmu Lingkungan diharapkan mempunyai pemahaman dan mampu berperan dalam pengembangan bidang ilmu lingkungan; mampu untuk meningkatkan peranan dan pelayanan profesi dengan penalaran dan pengkajian ilmu lingkungan; mampu untuk merumuskan pendekatan serta strategi dalam hal mengelola berbagai masalah lingkungan hidup atas dasar penalaran ilmiah; mampu mengembangkan kinerja profesionalnya dalam spektrum yang lebih luas atas dasar bidang keahliannya.